• Beranda
  • Forum
  • Buku Tamu
  • Kirim Artikel
  • Kursus IT
  • Support
  • Sitemap
  • Contact
  • Search
  • Galery
  • RSS
Semarang IT - Mewujudkan Kota Semarang yang Berbasis ICT sebagai Parameter Teknologi Informasi dan Komunikasi di Indonesia - Mengembangkan Keahlian di Bidang IT dalam Menciptakan Praktisi IT yang Cerdas
  • Home
  • Tips Trik
  • Facebook
  • Programming
    • WEB
      • HTML
      • PHP
      • JAVASCRIPT
      • CMS
      • BLOG
    • VISUAL BASIC
    • C / C++
    • JAVA
  • NETWORKING
  • MULTIMEDIA
    • FLASH
    • PHOTOSHOP
    • CORELDRAW
    • GIMP
    • INKSCAPE
  • GAME
  • ROBOTIK
  • OS
    • WINDOWS
    • LINUX
    • ANDROID
    • MAC OS
  • CAMPUS
  • TEKNO
    • HARDWARE
    • SOFTWARE
    • HANDPHONE
    • LAPTOP
  • IT++
    • IT NEWS
    • ASAL TAHU
    • LOWONGAN KERJA
    • SEMARANG-AN
You are here : Home »
Tampilkan postingan dengan label Linux. Tampilkan semua postingan

Edubuntu adalah sistem operasi yang berasal dari keluarga Ubuntu. Jika Ubuntu diperuntukkan untuk kegunaan sehari-hari, maka Edubuntu digunakan untuk pendidikan. Itu sebabnya terdapat awalan Edu yang menunjukkan Education.

Sama seperti Ubuntu, Edubuntu dapat Anda dapatkan secara cuma-cuma alias gratis. Anda dapat mendownload Edubuntu pada alamat http://www.edubuntu.com. Semua aplikasi yang terdapat pada Ubuntu terdapat pula pada Edubuntu ditambah aplikasi lain yang berhubungan dengan pendidikan.Terdapat. Berikut beberapa aplikasi yang berguna bagi sekolah Anda:

KDE Education Project
Kumpulan aplikasi pendidikan yang diperuntukkan mulai dari preschool sampai universitas. Anda dapat membuka website mereka pada alamat http://edu.kde.org untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kegunaan masing-masing. Gambar di bawah ini adalah beberapa aplikasi pendidikan dari KDE.
KDE
A) Blinken: Melatih memory jangka pendek.
B) Khangman: Permainan tebak kata.
C) Marble: Menjelajahi bola dunia.
D) Kanagram: Permainan acak kata.
E) Ktouch: Belajar mengetik 10 jari.
F) Kalzium: Mempelajari Tabel Periodik.
G & H) Ktuberling: Menempelkan berbagai macam objek pada layar. Belajar kreativitas.
Dan masih banyak lagi aplikasi lain dari KDE.

GCompris
Berikut adalah penjelasan mengenai Gcompris dari website mereka (http://gcompris.net/-id-):
GCompris adalah perangkat lunak pendidikan yang berisi berbagai macam kegiatan untuk anak usia 2 sampai 10 tahun. Beberapa kegiatan berorientasi permainan tapi tetap mendidik. Di bawah ini anda dapat melihat daftar kategori yang berisi berbagai macam kegiatan.
- pengenalan komputer: papan ketik (keyboard), tetikus (mouse), berbagai macam penampilan tetikus,
- aljabar: tabel memori, urutan, tabel pemasukan ganda, mencerminkan gambar.
- ilmu pengetahuan alam: pintu kanal, siklus air, kapal selam, rangkaian listrik.
- geografi: menempatkan negara pada peta.
- permainan: catur, memori, sambung 4, oware, Sudoku.
- membaca: latihan membaca.
- lain-lain: mengenali jam, teka-teki gambar, menggambar vektor, membuat animasi.
Saat ini GCompris berisi lebih dari 100 kegiatan dan masih terus dikembangkan. GCompris adalah perangkat lunak bebas, yang berarti anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda, mengembangkannya, dan yang paling penting, berbagi dengan anak-anak di seluruh dunia.
Gcompris
A) Mempelajari Angka
B) Melatih pendengaran dan ingatan nada.
C) Mempelajari siklus air.
D) Melatih koordinasi tangan dan mata.
E) Mempelajari penunjuk waktu.
F) Membedakan tangan kanan dan tangan kiri.

Tux4kids Edutainment Suite (http://tux4kids.alioth.debian.org)
Tux adalah nama yang diberikan untuk ikon linux yang berwujud penguin. Tux4kids memiliki satu prinsip yakni menggabungkan pembelajaran dan permainan ke dalam satu paket yang memikat. Terdapat beberapa aplikasi populer dari Tux ini. Diantaranya adalah sebagai berikut:
tux
A) TuxPaint: Permainan/pembelajaran untuk melukis.
B & D) TuxMath: Permainan/pembelajaran Matematika.
C) TuxType: Permainan/pembelajaran mengetik.

Gnome Nanny (http://projects.gnome.org/nanny/)
Gnome Nanny bertujuan untuk menjaga anak atau siswa dari konten yang tidak baik di Internet (Gambar A) selain itu Gnome Nanny juga dapat membatasi waktu akses komputer bagi anak atau siswa (Gambar B).
GnomeNanny

iTalc (http://italc.sourceforge.net/)
Jika Anda adalah seorang admin atau teknisi laboratorium sekolah, mungkin Anda pernah mendengar aplikasi yang berjudul NetOp School. Aplikasi iTalc ini memiliki banyak kesamaan dengan NetOp School yang berbasis Windows. Namun NetOp School (versi 6) saat ini dijual dengan harga termurah mulai dari $400 untuk 1 guru dan 10 siswa. Sedangkan iTalc berharga $0 untuk jumlah guru tak terhingga dan jumlah siswa tak terhingga pula. Tidak perlu perhitungan yang rumit untuk mengetahui mana yang lebih menguntungkan. :)
Dengan menggunakan iTalc pada laboratorium komputer, Anda dapat melihat masing-masing monitor siswa dan juga dapat mengendalikannya. Selain itu Anda tidak perlu sebuah LCD projector untuk mendemokan aplikasi pada siswa. Anda cukup membuka iTalc, kemudian pilih pilihan Demo, maka layar monitor Anda akan dapat dilihat pada setiap layar monitor siswa. Dengan demikian, masing-masing siswa dapat mengikuti demonstrasi atau tutorial yang diberikan oleh guru dengan jelas baik itu yang di depan kelas maupun yang diujung kelas.
iTalc

LTSP (Linux Terminal Server Project- http://ltsp.org)
Linux Terminal Server Project memang terdengar sangat teknis. Namun jangan terkecoh dengan namanya. Cara instalasi dan penggunaannya pun sangat mudah. Anda cukup mencentang kotak LTSP pada saat instalasi Edubuntu, maka aplikasi ini dapat langsung Anda gunakan.
Berikut ilustrasi penggunaan LTSP di sekolah:
Suatu sekolah memiliki beberapa unit komputer yang sudah tertinggal teknologinya. Beberapa unit bahkan tidak memiliki harddisk dan CDROM. Pimpinan sekolah meminta untuk membuang unit-unit tersebut.
Beruntung teknisi TIK sekolah membaca sekilas mengenai LTSP. Berbekal satu unit server, switch dan kabel jaringan, semua unit komputer lama yang tidak memiliki harddisk dan CDROM (thin client) dapat berfungsi kembali, dengan kecepatan yang sama, yakni kecepatan pada server.
Akses internet pun cukup dihubungkan di server tidak perlu diset untuk masing-masing unit komputer. Jika ingin menginstall atau menghapus sebuah aplikasi, cukup dilakukan di server, maka seluruh thin client akan terinstall atau terhapus. Karena sekali lagi, apa yang terinstall di server adalah apa yang terinstall di thin client. Untuk mempermudah penjelasan, silakan perhatikan tampilan gambar di bawah ini.

LTSP

Untuk penjelasan cara pemanfaatannya dapat Anda ikuti di web www.dbe3elearning.net.

Aplikasi-aplikasi di atas hanyalah sebagian dari apa yang ditawarkan oleh Edubuntu. Terdapat ratusan aplikasi lain yang dapat Anda pergunakan di sekolah. Sebagai penutup dari pengenalan Edubuntu ini, saya ucapkan Selamat bereksplorasi! :)

Share

”Apakah laboratorium komputer di sekolah Anda sudah memiliki lisensi?”. Sebagai pengelola komputer sekolah, seringkali saya menghindar untuk menjawab pertanyaan tersebut. Terlebih ketika salah satu siswa bertanya pada saat menerangkan Kompetensi Dasar 3.1: Menerapkan aturan yang berkaitan dengan etika dan moral terhadap perangkat keras dan perangkat lunak Teknologi Informasi dan Komunikasi.

Kesulitan menerapkan etika dan moral terhadap perangkat lunak dirasakan juga oleh hampir semua guru Teknologi Informasi dan Komunikasi di seluruh Indonesia. Hampir tiap tahun saya menghindar dari pertanyaan siswa dan akhir-akhir ini selalu ada telpon dari perwakilan Microsoft Indonesia yang mempertanyakan lisensi perangkat lunak di sekolah.

Semua masalah yang saya hadapi di atas tampaknya hanya ada satu solusi. Solusi itu saya dapatkan setelah mendownload sistem operasi Ubuntu. Ubuntu adalah sebuah sistem operasi yang dibuat oleh komunitas open source dari seluruh dunia dan dikelola oleh sebuah perusahaan yang bernama Canonical. Sistem operasi Ubuntu ini dapat Anda download secara cuma-cuma alias gratis.

Selama hampir dua tahun ini saya memakai Ubuntu untuk keperluan sehari-hari. Selama dua tahun itu juga saya tidak pernah menginstall ulang komputer saya, yang mana dengan sistem operasi sebelumnya hampir setiap beberapa bulan saya install ulang karena adanya virus dan seringkali komputer ngehang.

Dari pengalaman saya yang hanya dua tahun ini saya dapat dengan bangga menyebutkan kelebihan Ubuntu dibanding sistem operasi yang saya pakai sebelumnya. Berikut adalah 7 alasan mengapa saya berpindah ke Ubuntu:

  1. Murah. Sistem operasi Ubuntu sangatlah murah, atau lebih tepatnya tidak ada sepeserpun uang yang harus saya keluarkan untuk mendapatkannya. Untuk mendapatkannya cukup mengunjungi alamat http://www.ubuntu.com, di dalamnya terdapat berbagai macam varian dari ubuntu seperti Ubuntu untuk keperluan sehari-hari (desktop), netbook, bahkan untuk server.

  2. Mudah. Ketika melakukan instalasi Ubuntu, yang saya dapatkan tidak hanya sistem operasi, tetapi lengkap dengan perangkat lunaknya termasuk aplikasi untuk browsing, aplikasi perkantoran, aplikasi grafis, aplikasi multimedia, dan aplikasi lainnya. Saya tidak perlu menginstall masing-masing aplikasi seperti pada sistem operasi yang saya pakai sebelumnya.
    Kemudahan berikutnya adalah kemudahan dalam perangkat keras. Tidak perlu menginstall berbagai macam driver untuk perangkat keras yang saya gunakan. Sebagai contoh, saya tidak perlu lagi menginstall masing-masing driver yang ada di komputer. Ubuntu dapat langsung mengenali driver yang diperlukan untuk perangkat keras. Sama halnya dengan printeratau scanner, cukup dimasukkan ke dalam port USB dan saya dapat langsung menggunakannya.

  3. Bebas Virus. Pernahkah Anda dipusingkan dengan banyaknya virus di komputer Anda? Atau Anda merasa khawatir untuk memasukkan flashdisk orang lain ke komputer Anda? Dengan menggunakan Ubuntu, Anda dapat merasakan ketenangan karena Ubuntu berbeda arsitektur sistem operasinya dengan Windows, sehingga virus windows tidak dapat merusak sistem operasi Ubuntu. Saat ini Ubuntu belum memerlukan antivirus, dan mungkin tidak akan memerlukan antivirus apabila sistem operasi tetap kita update dan tidak meninggalkan celah sedikitpun bagi virus untuk masuk.

  4. Aman. Linux banyak digunakan untuk server-server perusahaan dikarenakan keamanannya dari terjangan trojan ataupunhack dari luar. Dalam sebuah konferensi keamanan CanSecWest, dicoba beberapa unit komputer yang terinstall MacOs, Vista, dan Linux. MacOs dapat dibobol hanya dalam waktu 3 jam, sedangkan Vista dapat dibobol dengan waktu yang lebih lama yakni beberapa hari. Yang terakhir dan sampai konferensi itu usai, tidak ada yang dapat membobol Linux.

  5. Update. Hampir setiap kali ada perubahan dari komponen yang telah terinstall, maka saya dapat melakukan update. Update pun gratis dan dapat dilakukan hanya mengklik satu tombol. Setiap bulan April dan bulan Oktober Ubuntu mengeluarkan update terhadap sistem operasinya secara keseluruhan.

  6. Stabil. Pernahkah Anda menemukan layar komputer Anda tiba-tiba menjadi biru dan bertuliskan bahwa terdapat gangguan pada sistem operasi yang Anda pakai? Saya pun sering menjumpai blue screen pada sistem operasi sebelumnya. Setelah berpindah ke Ubuntu, hampir tidak pernah menjumpai layar biru, memang linux/ubuntu tidak menggunakan layar biru untuk keterangan hang, tetapi yang ingin saya sampaikan di sini adalah, dengan menggunakan Ubuntu, Anda tidak perlu terlalu khawatir akan kehilangan pekerjaan Anda dikarenakan kerusakan sistem operasi. Sistem operasi Ubuntu lebih stabil dibandingkan sistem operasi yang saya gunakan sebelumnya.

  7. Komunitas. Komunitas pengguna Ubuntu di seluruh dunia siap membantu apabila saya mendapatkan kesulitan dalam mengoperasikannya. Google menjadi sahabat baru saya untuk menemukan jawaban dan hampir semua masalah telah dibahas sebelumnya disertai dengan solusi yang diberikan oleh komunitas Ubuntu. Jika belum ada, saya dapat menuliskan kesulitan yang saya peroleh pada sebuah forum komunitas Ubuntu dan dalam beberapa saat akan ada pengguna Ubuntu yang membantu saya.

Selain yang saya sebutkan di atas, masih banyak kelebihan lain. Saya tidak akan menyebutkan semuanya di sini, karena Anda dapat menemukan berbagai keuntungan lain dengan menggunakan Ubuntu.

So, what are you waiting for?? :)

Share

Linus Torvalds, inisiator dan pengelola kernel Linux, telah resmi menyebut versi berikutnya dari Linux sebagai Linux 3.

Hal itu diresmikan oleh Linus dalam posting-nya di Linux Kernel Mailing List seperti dari Phoronix, Selasa (31/5/2011).

"Saya memutuskan untuk nekat saja dan mulai menyebut versi berikutnya 3.0. Ini akan keluar cukup dekat dengan perayaan 20 tahun, itu cukup jadi alasan buat saya, meski sejujurnya, alasan sebenarnya adalah saya tidak bisa merasa nyaman menghitung hingga 40," ujar Linus.

Angka 40 yang dirujuk Linus adalah versi Linux terbaru yang seharusnya menyentuh angka 2.6.40. Perubahan ini sebelumnya telah didiskusikan Linus di mailing list yang sama.

Sebagai pengelola utama Kernel, Torvalds memang nampaknya punya beberapa 'hak prerogratif'. Termasuk dalam hal ini menetapkan penomoran yang baru. Tapi kali ini ia yakin keputusannya akan disambut baik oleh komunitas.

Sayangnya, papar Torvalds, script dan aturan untuk Makefile tidak bisa didikte seenaknya. Akibatnya kernel saat ini secara teknis akan memiliki nama 3.0.0-rc1 (rc1 adalah release candidate, karena masih belum final).

Torvalds mengatakan masih ada waktu 6-7 minggu untuk melakukan pembersihan script dan lain-lain. Sehingga pada saat rilis final kernel Linux itu bisa dinamai 3.0.

Pria asal Finlandia itu mengingatkan bahwa Linux 3.0 tidak memiliki perubahan besar-besaran. "Tidak ada yang rusak, tidak ada fitur baru yang menakutkan, tak ada macam-macam seperti itu," ujarnya.

Sejak beberapa tahun rilis kernel Linux telah dilakukan berdasarkan waktu dan bukan berdasarkan fitur. Alasan untuk perubahan ini pun dinilai lebih tepat soal waktu, yaitu ulang tahun ke-20.

Beberapa hal yang akan tercakup dalam rilis Linux 3 antara lain termasuk konsolidasi untuk sistem berbasis prosesor ARM, perbaikan Virtual Machine hingga dukungan untuk Kinect (Microsoft Kinect Linux Driver).

"Jadi, tolong berbaikhatilah padaku dan hanya mengirimkan perbaikan yang benar-benar penting. Dan mari kita pastikan rilis berikutnya ini bukan hanya soal nomor yang menarik, tapi juga menghasilkan kernel yang baik. Ok?" ia menandaskan.
Share

Desktop Ubuntu 8.04

Menginstall USB Live Ubuntu Linux di USB Flash Disk?? Apa jadinya kalau sistem operasi Linux dapat dijalankan secara portabel, karena kita bisa membawanya ke mana-mana melalui flash disk. Sebenarnya memang sudah banyak Distro Linux yang menyediakan Live Distro Linuxnya pada CD instalasinya.

Seperti pada Ubuntu, ketika kita ingin menginstall sistem operasi tersebut ke dalam hardisk komputer kita, kita harus membooting CD instalasi Ubuntu sehingga Live Ubuntu akan berjalan.

Setelah muncul desktopnya, lalu tinggal menjalankan file “Install” dan ikuti petunjuk perintah selanjutnya. Jadi sebenarnya kita bisa langsung menjalankan Live CD, dengan keuntungan kita bisa melihat tampilan Ubuntu dan mencoba aplikasi-aplikasi yang disediakan tanpa harus menginstall dulu ke dalam hardisk komputer.

Live CD berjalan selama komputer masih menyala dan seluruh data yang diperlukan agar sistem operasi ini berjalan sudah disediakan sepenuhnya di CD tersebut. Namanya juga “live”, berarti menjalankan sistem operasinya langsung lewat medianya (CD).Terus,… kalau Live USB gimana?? Kalau medianya lewat flash disk, emang bisa juga? Tentu bisa! Caranya sangat mudah lagi.

Wah kalau begitu lebih banyak keuntungannya, loadingnya bisa lebih cepat daripada menggunakan CD. Iya juga, karena kecepatan baca dan transfer data pada flash disk lebih cepat daripada kecepatan baca pada CD. Apalagi flash disk kita bisa dibawa ke mana-mana.

Taunya di dalamnya sudah ada linux! Kalau mau ngetik atau ngerjain tugas, tapi mendadak sistem operasinya bermasalah, tinggal colokin aja flash disknya, trus buka OpenOffice.Org. Orang bingung deh, “kok tiba-tiba lo pake Linux?? Kapan installnya?”. Hehehe…So, coba deh Ubuntu dalam USB Flash Disk. Cara menginstall USB Live Ubuntu via Windows dilampirkan pada pdf berikut ini

Share

logo_fullcircle

Ubuntu linux benar-benar membuatku terlena, Windows Vista yang sudah terinstall di laptop sedikit demi sedikit mulai ditinggalkan, mungkin pembaca agak heran mengapa akhir-akhir ini di blog kesayangan pembaca dipenuhi tips dan trik tentang Linux, semua ini demi memenuhi kebutuhan pembaca lainnya yang mungkin sedang mencari resource tentang Linux khususnya Ubuntu, insyaallah dalam waktu ke depan akan saya buatkan pojok rubrik khusus Ubuntu.

Linuxer sekalian, jika kalian mencari sebuah majalah gratis dan berisi sekumpulan tips dan trik, tutorial, review software tentang Ubuntu Linux secara gratis bisa mengakses situs http://fullcirclemagazine.org/ , majalah ubuntu gratis ini diterbitkan setiap bulan dan sekarang sudah memasuki edisi 30, tersedia dalam beberapa bahasa, namun sayang bahasa Indonesia belum ada, jika berminat menjadi translater bisa menghubungi pihak terkait.

Berikut merupakan screenshot edisi 30 :

issue30_en_cover

  • How-To: Program in Python – Part 4, Applications for Bookworms, Installing OpenOffice.org Base.
  • My Story – The Doctor Is In, Recording Porgy & Bess, Ubuntu Reincarnates Pensioners Laptop
  • Command and Conquer
  • My Opinion – Acer Aspire One Distros
  • Review – Sony PRS-505 Ebook Reader
  • MOTU Interview – Thierry Carrez.
  • Top 5 – Writing Applications.
  • Ubuntu Women, Ubuntu Games and all the usual goodness!

Situs : http://fullcirclemagazine.org

Share

Dalam bahasa Afrika kuno, “Ubuntu” berarti “humanity to other” atau jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia adalah “Bermanfaat untuk manusia lainnya”. Ubuntu di support oleh Canonical Ltd. Ubuntu merupakan salah satu dari varian Linux yang ada, Ubuntu dibangun dari salah satu distro besar yaitu Debian, paket installasi pun sama dengan Debian yaitu *.deb.

Ubuntu Linux sama dengan varian Linux lainnya, adalah sebuah system operasi yang bersifat Open source dengan begitu komunitas atau kita boleh untuk mendistribusikan, menduplikat ataupun menginstall dalam banyak komputer.

Ubuntu Linux 8.04 sudah dilengkapi dengan berbagai macam aplikasi yang diperlukan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti surfing web, membaca e-mail, membuat dokumen, menghitung dan sebagainya. Aplikasi-aplikasi yang sudah terinstall antara lain : Mozilla firefox 3, Open Office 2.4, Ryhtembox dan sebagainya.

Dalam hal installasi, Ubuntu termasuk distro Linux yang mudah, karena installasinya sudah dilengkapi dengan GUI (graphical user interface), dan sejak Ubuntu Linux 8.04 sudah ada opsi baru, yaitu dapat menginstall Ubuntu dalam partisi Windows, mengasikkan bukan !.

Ubuntu Linux terdiri dari beberapa jenis, diantaranya Ubuntu, KUbuntu, Edubuntu dan Ubuntu Server. Apa yang membuat mereka berbeda sehingga dipisahkan, jawabannya adalah kebutuhan. Edubuntu adalah linux yang diperuntukan bagi pengajar, siswa, lembaga pendidikan atau instansi, aplikasi-aplikasi yang terinstall didalamnya diarahkan untuk kebutuhan pendidikan. Ubuntu Server diperuntukan untuk server, dan KUbuntuk adalah Ubuntu dengan window manager KDE.

Bagaimana cara mendapatkan Ubuntu ? Penulis mendapatkan Ubuntu dengan cara shipIt, shipit adalah salah satu jasa pengiriman Ubuntu Linux secara gratis dan diantarkan sampai ke tempat tujuan, mau shipIt, masuk saja ke http://www.ubuntu.com. Alternatif lainnya adalah dengan mendownload di situs resminya yaituhttp://www.ubuntu.com , jika tidak memiliki koneksi internet yang bagus maka alternative terakhir adalah dengan membelinya di toko-toko komputer atau pinjam sama teman.

Share
Postingan Lama Beranda
  • Recent Posts
  • Comments
  • Kamus Kosakata Anak Gaul Jaman Sekarang
    1. ALAY : Singkatan dari Anak Layangan, yaitu orang-orang kampung yang bergaya norak. Alay sering diidentikkan dengan hal-hal yang norak da...
  • Lulus SMA, ingin kuliah Desain Grafis? Cek ke sini!
    Lulus SMA dan berniat untuk belajar lebih tentang desain grafis, kawan remaja bisa coba ke beberapa universitas ini. DKV Binus Kampus yang ...
  • Standard Gaji IT Indonesia
    Apakah Anda pernah bertanya terhadap diri Anda sendiri: “Sudahkah gaji yang saya terima telah sesuai dengan standard gaji yang berlaku di In...
  • Membuat Web Berbasis Mobile
    Web dinamis (dynamic site) merupakan jenis web dengan konten berisikan informasi yang dapat berubah-ubah (dinamis). PHP sangat bagus digunak...
  • Kumpulan Kata-Kata Bijak tapi Kocak
    1. Uang bukan segalanya. Masih ada Mastercard dan Visa. 2. Kita seharusnya menyukai binatang. Mereka rasanya lezat. 3. Hematlah air. Mandila...
  • Asyiknya Buat Situs MicroBlogging seperti Twitter
    Saat ini banyak orang yang ingin membuat jejaring sosial sendiri, mungkin karena Hobby, Money, atau sekedar pamer dengan teman-teman. Tapi k...
  • GPS Tracking untuk Melacak Pengguna Blackberry
    Bagi sobat yang mempunyai Blackberry yang ada fasilitas GPS nya (global positioning system), pasti sudah sangat bersahabat dengan B lackberr...
  • Karakter Cewek/Cowok dari Huruf Depan
    A: Anda tak romantis tetapi lebih tertarik pada tindakan. Bersama Anda, apa yang dilihat adalah yang didapat. Anda tidak punya kesabaran unt...
Advertisement
    Android Asal Tahu Blog Campus Cinta CMS Facebook Flash Game Handphone Hardware IT IT News Java Laptop Linux Lowongan Kerja Luar Biasa Lucu Multimedia Networking Photoshop PHP Programming Robot Sistem Operasi Software Tablet PC Teknologi Tips Unik Web Windows
  • Campus
  • Facebook
  • Game
  • IT++
  • Multimedia
  • Networking
  • OS
  • Programming
  • Robot
  • Teknologi
  • Tips
2011 Semarang IT. All rights reserved.
Designed by Mas aLuL